Open RAN
Open RAN adalah jaringan akses radio yang bergantung pada
antena dan stasiun pangkalan untuk mengelola sinyal dan layanan. Sementara
antena mengatur penerimaan dan transmisi sinyal untuk perangkat bergerak,
sinyal tersebut kemudian diubah oleh BTS sehingga dapat ditafsirkan secara
digital dan terhubung ke seluruh jaringan. Secara tradisional, operator
jaringan hanya dapat bekerja dengan satu vendor RAN untuk setiap komponen yang
mereka butuhkan, terutama karena interoperabilitas produk RAN vendor yang
berbeda tidak pernah ditekankan. Karena RAN telah berubah untuk memenuhi 5G dan
kebutuhan jaringan seluler lainnya dari waktu ke waktu, jenis RAN baru, seperti
RAN terbuka dan cloudRAN (atau vRAN), telah tersedia.
Open RAN memisahkan RAN menjadi komponen yang berbeda: radio unit (RU), unit terdistribusi (DU), dan centralized unit (CU). Ketiga komponen ini dapat bekerja dengan satu sama lain.
Fitur inti dari infrastruktur RAN meliputi:
1. RU: bagian dari antena, tempat frekuensi radio
ditransmisikan dan dikelola
a.
Konversi
digital ke analog
b.
Beamforming
c.
Tx dan Rx RF
2. DU: biasanya dekat dengan RU
a.
Physical layer
b.
MAC layer
c.
Scheduling
d.
HARQ
3. CU: Stasiun pangkalan dekat dengan inti
a.
RLC
b.
PDCP
c.
SDAP
4. Fronthaul: interface RU dan DU
5. Midhaul: interface DU dan CU
6.
Backhaul: interface CU dan core
7. RIC: pengontrol yang dapat dikustomisasi untuk memprogram dan menambahkan program ke area RAN.
Teknik
Open RAN:
1. RAN Dissaggregation
2. Virtualization (vRAN)/CloudRAN (cRAN)
a.
Server
komoditas
b.
Edge cloud
c.
Kubernetes
3.
AI/ML RIC (RAN Intelligent Controller)
a. Near-Real Time
RIC (10ms-1s)
b. Non-RealTime
RIC >1s)
AI digunakan untuk:
a. Optimasi
beamforming
b. Efisiensi
energi
c. Manajemen interferensi
Open RAN dalam frekuensi:
1.
Sub 6 GHz (FR1)
a. 600 – 4200 MHz
b. Di jaringan 5G
dan 4G
2.
mmWave (FR2)
a. 24-52 GHz
b. Hotspot 5G
3.
open RAN private network
a. Spektrum
private 3.5 GHz
b. 2.6 GHz
c. 5 GHz/ 6GHz
untuk jaringan enterprise
1. UE: Perangkat user, yang terhubung lewat Uu, untuk
channel komunikasi radio antara hp dan antena
2.
O-RU (O RAN
Radio Unit): bagian ada di sisi antena/radio. Untuk mengirim sinyal radio ke UE. Terhubung ke O-DU
lewat O-FH (Open Fronthaul) terdiri dari CUS-plane dan M-plane
3.
O-DU: mengurus fungsi real time seperti MAC, RLC, scheduling,
dan pengaturan resource radio
4. O-CU: menangani tugas pemrosesan real-time, seperti PDCP
dan kontrol koneksi. Terhubung ke NG dan juga ke CU melalui X2, Xn
5. O-Cloud: nfrastruktur cloud tempat komponen O-DU, O-CU,
Near-RT RIC, dan aplikasi jaringan berjalan.
6. Near RT RIC
(Near Real Time RAN Intelligent Controller): mengontrol RAN dalam rentang waktu
10–500 ms. mengoptimalkan kinerja radio seperti load balancing atau
interference management. Terhubung ke O-DU dan O-CU via E2 interface.
7. Non RT RIC: Bekerja dalam rentang >500 ms
sampai hitungan detik/menit. Berada dalam SMO. Mengatur kebijakan jangka
panjang, analitik big data, optimasi AI/ML, dan training model, Menjalankan
rApps, yaitu aplikasi optimasi tingkat tinggi. Berkomunikasi lewat interface A1.
8. SMO: Pusat pengelolaan seluruh jaringan RAN, Mengatur
konfigurasi, monitoring, orkestrasi service, dan otomasi, Terhubung ke komponen
RAN lewat O1, A1, O2
9. External Consumers: Sistem atau platform pihak ketiga
yang butuh akses informasi dari RAN, misalnya aplikasi analitik atau manajemen
layanan lain.
Komentar
Posting Komentar