Postingan

Memahami Smith Chart: Alat Vital bagi Engineer RF dan Microwave

Gambar
  https://en.wikipedia.org/wiki/Smith_chart      Dalam dunia desain frekuensi radio (RF) dan microwave , efisiensi transmisi daya adalah segalanya. Salah satu alat paling ikonik dan tetap relevan hingga saat ini adalah Smith Chart . Diperkenalkan oleh Phillip H. Smith pada tahun 1939, diagram ini telah menjadi standar industri untuk memvisualisasikan impedansi kompleks . Apa itu Smith Chart?      Secara teknis, Smith Chart adalah representasi grafis dari impedansi kompleks yang dinormalisasi .  Setiap titik pada diagram mencerminkan nilai impedansi spesifik (Z 0 ) yang dibandingkan dengan impedansi referensi ($Z_0$), yang umumnya bernilai 50 ohm atau 75   ohm.   Keuntungan menggunakan Smith Chart: 1.  Visualisasi:  Melihat korelasi antara impedansi dan koefisien refleksi secara langsung 2.  Efisiensi:  Mempermudah perhitungan matching dan penyesuaian komponen . 3. Analisis:  Menampilkan perubahan impedansi...

TRANSFORMASI STAR & DELTA

 TRANSFORMASI STAR - DELTA 1.      Jika sekumpulan resistansi ternyata bukan merupakan hubungan seri atau hubungan paralel, dimana              rangkaian resistansi tersebut membentuk hubungan star (bintang), atau delta (segitiga) maka                             diperlukan transformasi baik dari star ke delta ataupun sebaliknya.

Teorema Transformasi Sumber & Transformasi Daya Maksimum

 TRANSFORMASI SUMBER 1. Sumber tegangan yang dihubungkan seri dengan resistansi(ekivalen) dapat diganti dengan sumber arus yang dihubungkan paralel dengan resistansi yang sama atau sebaliknya.  2. Teorema ini berguna untuk menyederhanakan rangkaian dengan multi sumber tegangan atau arus menjadi satu sumber pengganti. TRANSFORMASI DAYA MAKSIMUM Teorema ini menyatakan bahwa :  “Transfer daya maksimum terjadi jika nilai resistansi beban sama dengan nilai resistansi sumber, baik dipasang seri dengan sumber tegangan ataupun dipasang paralel dengan sumber arus.”

Teorema Thevenin & Teorema Northon

 Teorema Thevenin Pada teorema ini berlaku bahwa : Suatu rangkaian listrik dapat disederhanakan dengan hanya terdiri dari satu buah sumber tegangan yang dihubungserikan dengan sebuah tahanan ekivelennya pada dua terminal yang diamati. Tujuan sebenarnya dari teorema ini adalah untuk menyederhanakan analisis rangkaian, yaitu membuat rangkaian pengganti yang berupa sumber tegangan yang dihubungkan seri dengan suatu resistansi ekivalennya. Langkah-langkah penyelesaian dengan Teorema Thevenin 1. Cari dan tentukan titik terminal a-b dimana parameter yang ditanyakan.  2. Lepaskan komponen pada titik a-b tersebut, open circuit kan pada terminal a-b kemudian hitung nilai tegangan dititik a-b tersebut (Vab = Vth).  3. Jika semua sumbernya adalah sumber bebas, maka tentukan nilai tahanan diukur pada titik a-b tersebut saat semua sumber di non aktifkan dengan cara diganti dengan tahanan dalamnya (untuk sumber tegangan bebas diganti rangkaian short circuit dan untuk sumber arus bebas ...

Teorema Superposisi dan Substitusi

1.      Teorema ini hanya berlaku untuk rangkaian yg bersifat linier.  2.      Rangkaian linier adalah suatu rangkaian dimana persamaan yg muncul akan terpenuhi jika y=kx, dimana k = konstanta dan y = variabel.  3.      Cara : Menjumlahkan secara aljabar tegangan atau arus yg disebabkan oleh tiap sumber bebas yg bekerja sendiri, dg semua sumber tegangan atau arus bebas lainnya yg diganti dengan tahanan dalamnya. 4.      Jika terdapat n buah sumber bebas, maka dengan teorema superposisi ini berarti sama dengan n buah keadaan rangkaian yg akan dianalisis, dimana nantinya n buah keadaan tersebut akan dijumlahkan.  5.      Jika terdapat beberapa buah sumber tak bebas, maka tetap saja teorema superposisi menghitung n buah keadaan dari n buah sumber bebasnya. Teorema Substitusi Konsep Pada teorema ini berlaku bahwa :  1. Suatu komponen atau elemen pasif yang dilalui oleh sebuah arus yang mengalir (s...

ANALISIS NODE & MESH

 Analisis Node 1.      Node atau titik simpul adalah titik pertemuan dari dua atau lebih elemen rangkaian.  2.      Junction atau titik simpul utama atau titik percabangan adalah titik pertemuan dari tiga atau lebih elemen rangkaian. Beberapa hal yang perlu diperhatikan pada analisis node A.   Analisis node berprinsip pada Hukum Kirchoff I/ KCL 1.      Jumlah arus yang masuk dan keluar dari titik percabangan akan samadengan nol  2.      Tegangan merupakan parameter yang tidak diketahui. B. Analisis node lebih mudah jika pencatunya semuanya adalah sumber arus C. Analisis node dapat diterapkan pada sumber searah/ DC maupun sumber bolak-balik/ AC. D. Menentukan node referensi sebagai ground/ potensial nol. E. Menentukan node voltage, yaitu tegangan antara node non referensi dan ground. F. Asumsikan tegangan node yang sedang diperhitungkan lebih tinggi daripada tegangan node manapun, seh...

HUKUM-HUKUM DASAR RANGKAIAN LISTRIK

HUKUM OHM Hukum Ohm menyatakan bahwa jika sebuah   penghantar/ hambatan/ resistansi dilewati oleh sebuah arus, maka pada kedua ujung penghantar tersebut akan muncul beda potensial. Beda potensial berbanding lurus dengan arus yang mengalir. Rumus matematika dari hukum ohm adalah sebagai berikut:                                                                      v = i.R Dua keadaan ekstrem yang mungkin terjadi adalah saat nilai R=0 (short circuit) dan ¥ (Open circuit). HUKUM OHM(2) Konduktansi adalah kemampuan suatu elemen untuk menghantarkan arus listrik dan merupkan kebalikan dari resistansi R dan diukur dalam mhos atau siemens. Simbolnya adalah huruf kapital Yunani terbalik omega: ℧                      ...